Pedoman Penulisan Rubrik Perspektif
Oase Cendekia
Rubrik Perspektif di Oase Cendekia dihadirkan sebagai ruang refleksi dan pertukaran gagasan yang menaruh perhatian pada keterjalinan antara agama, ekologi, dan kehidupan bersama lintas iman, dengan menempatkan indigenous knowledge sebagai bagian mendasar dalam cara memahami dan merawat kehidupan. Kami mengundang para penulis untuk menghadirkan esai populer yang tidak hanya menyuarakan opini, tetapi juga memperlihatkan kedalaman berpikir, kepekaan ekologis, serta kesadaran akan pentingnya hidup dalam relasi yang saling menghormati.
Tulisan yang diharapkan adalah esai reflektif dan analitis yang bertolak dari realitas konkret, baik pengalaman personal, pengamatan sosial, maupun pergulatan intelektual yang bersifat multi-interdisipliner. Tema-tema yang diangkat dapat mencakup hubungan antara iman dan alam, krisis ekologis dalam perspektif keagamaan, praktik-praktik spiritual yang merawat bumi, dinamika relasi antaragama dalam merespons persoalan bersama, hingga perspektif multi-interdisipliner mengenai agama, budaya, dan ekologi. Dalam kerangka ini, indigenous knowledge dipahami sebagai sumber pengetahuan dan praksis hidup yang membentuk cara manusia berelasi dengan alam, dengan sesama, dan dengan yang Ilahi, sehingga refleksi atasnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya memahami kehidupan itu sendiri.
Gaya penulisan diharapkan bersifat populer, komunikatif, dan reflektif, sehingga dapat diakses oleh pembaca luas tanpa kehilangan ketajaman gagasan. Penulis dipersilakan menggunakan narasi, kisah, maupun ilustrasi untuk menghidupkan tulisan, selama tetap menjaga kejelasan argumen. Tulisan bukanlah artikel akademik yang kaku, namun tetap berdiri di atas pemikiran yang bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan secara etis dan intelektual.
Setiap esai idealnya ditulis dalam rentang 800 hingga 1.500 kata, dengan alur yang runtut: menghadirkan konteks atau persoalan di bagian awal, mengembangkan analisis dan refleksi di bagian tengah, serta menutup dengan simpulan atau pertanyaan yang membuka ruang perenungan lebih lanjut. Penulis didorong untuk mendasarkan gagasannya pada pengalaman, pembacaan terhadap realitas, maupun rujukan pemikiran atau teks keagamaan, tanpa harus menggunakan format sitasi akademik yang formal.
Untuk menjaga kerapian dan konsistensi naskah, tulisan diketik menggunakan font Times New Roman ukuran 12 dengan spasi 1,5. Naskah dikirim melalui email oasecendekia.com dalam format dokumen (doc atau .docx) dengan menyertakan nama penulis, judul tulisan, serta biodata singkat.
Secara khusus, tulisan yang berbasis pada pengalaman lapangan atau hasil penelitian lapangan, dan keterlibatan pada komunitas masyarakat diwajibkan menyertakan setidaknya satu gambar yang relevan dengan isi tulisan sebagai bagian dari dokumentasi pengalaman tersebut. Gambar harus dilengkapi dengan keterangan atau kredit yang jelas, baik berupa nama pengambil gambar maupun sumbernya, sebagai bentuk tanggung jawab etis dalam penggunaan dokumentasi visual.
Kami menekankan pentingnya orisinalitas dan integritas. Tulisan yang dikirimkan harus merupakan karya sendiri, belum pernah dipublikasikan di media lain, dan bebas dari plagiarisme. Dalam menyampaikan gagasan, penulis diharapkan menjunjung tinggi etika dengan menghargai perbedaan, menghindari ujaran kebencian, serta tidak menyerang individu atau kelompok tertentu secara personal. Kritik terhadap praktik keagamaan atau sosial sangat terbuka, selama disampaikan secara argumentatif, jernih, dan bertanggung jawab.
Tim redaksi Oase Cendekia berhak melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi tulisan, serta menentukan kelayakan publikasi berdasarkan kesesuaian dengan visi rubrik ini.
Sebagai ruang refleksi, Oase Cendekia berangkat dari kesadaran bahwa agama, ekologi, dan indigenous knowledge saling terjalin dalam kehidupan manusia. Dalam keterhubungan itu, kami melihat pentingnya merawat cara pandang yang relasional, adil, dan berkelanjutan, sebagai dasar untuk membangun kehidupan bersama di tengah keberagaman epistemology.
